MAKALAH
MERANCANG BANGUN DAN MENGANALISA WIDE AREA NETWORK (WAN)
JARINGAN WIDE AREA NETWORK (WAN)

KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
Disusun Oleh :

                  Nama               : Ramadhan Al Faruqi
 NIS                   : 151610326 
 NISN                : 0005721786

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) AL-MUHTADIN
DEPOK
2018

KATA PENGANTAR

           Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang Jaringan Wide Area Network (WAN) meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Bapak Deny Daroel Djarlani selaku guru mata pelajaran Merancang Bangun dan Menganalisa Jaringan Wide Area Network (WAN) yang telah memberikan tugas ini kepada kami.
          Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.

          Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.

         Akhir kata penulis barharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan bagi ilmu pengetahuan pada khusunya.


                                                                                                      Depok, …. Januari 2018


                                                                                                          Ramadhan Alfaruqi

DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL .............................................................................................................. i
KATA PENGANTAR ................................................................................................................ ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................................. iii
DAFTAR GAMBAR ................................................................................................................. iv


BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang ........................................................................................................................... 1
Rumusan Masalah ...................................................................................................................... 2
Maksud dan Tujuan .................................................................................................................... 3
Sistematika Penulisan.................................................................................................................. 3

BAB II PEMBAHASAN
Sejarah Wide Area Network ( WAN) ......................................................................................... 5
Pengertian Wide Area Network (WAN) ..................................................................................... 6
Perangkat Wide Area Network (WAN) ...................................................................................... 7
Kelebihan dan Kekurangan Wide Area Network (WAN) .......................................................... 13
Permasalahan Pada Wide Area Network (WAN) dan Solusinya ..…......................................... 15

BAB III PENUTUP
Kesimpulan ................................................................................................................................ 18
Saran .......................................................................................................................................... 20

DAFTAR PUSAKA



DAFTAR KETERANGAN GAMBAR
Gambar 2.1  Jaringan Wide Area Network (WAN) ................................................................... 6
Gambar 2.2 Router ..................................................................................................................... 7
Gambar 2.3 Communication Server ........................................................................................... 9
Gambar 2.4 Switch X.25/ Frame Relay ..................................................................................... 10
Gambar 2.5 Multiplexer ............................................................................................................. 11

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

         Wide Area Network (WAN) sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

           Wide Area Network (WAN) adalah jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

         WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

        Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara. Seperti LAN (Local Area Network), dalam sebuah WAN terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data. Penggabungan perangkat tersebut akan  menciptakan infrastruktur WAN.

      Padahal berbasis WAN merupakan jaringan yang berbasis luas, yang digunakan untuk berkomunikasi dari berbagai belahan bumi ini, yaitu antar Negara bahkan antar benua. Jadi perangkat tersebut harus perangkat yang memiliki standard  yang memenuhi, yaitu harus perangkat yang berkualitas tinggi.

           Semua perangkat mempunyai fungsi dan kegunaan yang berbeda sehingga semua kebutuhan jaringan akan terpenuhi dengan adanya perangkat-perangkat tersebut. Namun dibalik keunggulan perangkat-perangkat tersebut tentu juga terdapat juga beberapa kelemahan dari setiap perangkat tersebut.

B. Rumusan Masalah 
Bagaimana sejarah Wide Area Network (WAN) ?
Apa pengertian Wide Area Network (WAN) ?
Perangkat apa yang digunakan untuk membangun Jaringan Wide Area Network (WAN) ?
Apa kelebihan dan kekurangan pada jaringan Wide Area Network (WAN) ?
Bagaimana mendiagnosis permasalahan ada Wide Area Network (WAN) dan solusinya?

C. Tujuan dan Manfaat
Tujuan Pembuatan Makalah :
Mengembangkan dan memantapkan ilmu jaringan Wide Area Network (WAN) yang diperlukan siswa untuk memasuki lapangan pekerjaan .
Siswa dapat mengetaui perangkat yang digunakan dalam jaringan Wide Area Network (WAN).
Diharapkan siswa dapat mengetaui permasalahan yang terdapat pada Wide Area Network (WAN) dan cara  mengatasinya.

Manfaat  Uji Coba WAN
Memperluas dan memantapkan pembelajaran jaringan Wide Area Network (WAN).
Tidak kerepotan lagi dalam mencari  solusi jika terjadi masalah.
Menghemat biaya karna tidak perlu lagi membawa ke tempat service.
Dapat mengenali perangkat yang digunakan dalam pemasangan dan perbaikan jaringan.

D. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan adalah berisi uraian singkat setiap bab, mulai dari BAB I hingga ke- BAB V, dimana uraian ini memberikan gambaran secara langsung tentang isi dari tiap-tiap bab yang ada dalam laporan ini. adapun istematika dari laporan kami adalah sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang :
Latar belakang
Rumusan Masalah
Tujuan dan Manfaat
Sistematika Penulisan

BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini membahas tentang teori-teori yang berhubungan dengan teori yang ada dalam laporan, yaitu antara lain:
Sejarah Wide Area Network ( WAN)
Pengertian Wide Area Network (WAN)
Perangkat Wide Area Network (WAN)
Kelebihan dan Kekurangan Wide Area Network (WAN)
Permasalahan Pada Wide Area Network (WAN) dan Solusinya

BAB III PENUTUP
Bab ini membahas tentang :
Kesimpulan
Saran

LAMPIRAN-LAMPIRAN
- Daftar Pusaka


BAB II
PEMBAHASAN

  A. Sejarah Wide Area Network (WAN)
           Pada tahun 1940-an di Amerika ada penelitian yang memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersamaan. Pada tahun 1950-an ketika jenis komputer membesar sampai tercipta super komputer, karena mahalnya harga perangkat komputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Dari sini maka mulcul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama Time Sharing System (TSS), bentuk pertama kali jaringan komputer diaplikasikan. Pada system TSS beberapa terminal terhubung secara seri kesebuah host komputer.
Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.
Ketika harga-harga komputer kecil mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya mulai beragam, dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer(Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan Local Area Network (LAN). Demikian pula ketika internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa ditingkat dunia yang disebut dengan Wide Area Network (WAN).

B. Pengertian Wide Area Network (WAN)


Gambar 2.1 Jaringan Wide Area Network (WAN)

Jaringan area luas (bahasa Inggris: Wide Area Network; WAN ) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

C. Perangkat Wide Area Network (WAN)
1. Router
 Gambar 2.2 Router

Router merupakan sebuah alat jaringan komputer yng mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan ataupun Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal routing. Proses routing terlaksana pada lapisan 3 (Lapisan jaringan semisal Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI(operating system internetwork).
Router berfungsi sebagai penghubung antara dua ataupun lebih jaringan atau bisa juga dikatakan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lain-lainnya.

2. Modem
Modem adalah  alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat jaringan komunikasi jarak jauh dua-arah biasanya mempergunakan bagian yang disebut “modem”, semisal VSAT, Microwave Radio, dan juga lain-lainya, akan tetapi biasanya istilah modem lebih dikenal menjadi Perangkat keras yang dipakai atau bisa juga dikatakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem atau untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog yang telah di sebutkan bisa dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi semisal telepon serta radio. Setibanya di modem tujuan, sinyal analog yang telah di sebutkan diubah menjadi sinyal digital kembali serta dikirimkan kepada komputer.

3. CSU/DSU
CSU/DSU hampir serupa dengan Modem, cuma saja CSU/DSU mengirim data dalam format digital melalui jaringan telephone digital.
Sebuah CSU / DSU (Channel Service Unit / Data Service Unit) merupakan antarmuka digital-alat yang dipakai untuk menghubungkan Data Terminal Equipment perangkat ataupun DTE, semisal router, atau bisa juga dikatakan untuk rangkaian digital. Sebuah CSU / DSU beroperasi pada lapisan fisik (lapisan 1) dari model OSI. CSU / DSU dibuat menjadi produk fisik terpisah. DSU ataupun kedua fungsi yang telah di sebutkan bisa dimasukkan menjadi bagian dari kartu antarmuka dimasukkan ke dalam DTE.


4. Communication Server

Gambar 2.3 Communication Server

Communication Server adalah server khusus “dial in/out” bagi pengguna untuk dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN. 
Communication Server berfungsi agar pegguna dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN. 

5. SWITCH ATM(Asynchronous Transfer Mode)
SWITCH ATM adalah sebuah protokol standar internasional untuk jaringan cell relay, di mana macam-macam servis semisal bunyi, video, serta data digandeng bersamaan mempergunakan cell-cell yang berukuran tetap. Protokol ATM tidak sedikit untuk memaksimalkan penggunaan media WAN berkecepatan Amat tinggi semisal Synchronous Optical Network (SONET).

SWITCH ATM mempunyai kemampuan, antara lain:
Mendukung bermacam layanan maupun interface.
Disertai langsung yang dengannya software system operasi internetworking.
Mekanisme manajemen trafik yang baik.

6. SWITCH X.25 / Frame Relay

Gambar 2.4 Switch X.25/ Frame Relay

Switch X.25 serta Frame Relay menghubungkan data lokal/private melalui jaringan data, mengunakan sinyal digital. Unit ini hampir serupa dengan SWITCH ATM, akan tetapi kecepatan transfer datanya lebih rendah dibanding dengannya SWITCH ATM.

Frame relay adalah protokol yang khusus dipakai untuk membuat koneksi WAN jenis Packet-Switched dengan performa yang tinggi. WAN protokol ini bisa dipakai di atas macam-macam interface jaringan. Frame relay ini dipakai berbarengan dengan layanan leased-line atau lain-lainnya, misalnya DS0FR ataupun DS1FR.







Secara mudah disebutkan, bahwasanya sebuah ‘frame relay’ merupakan sebuah metode penerapan hubungan yang terlaksana dalam suatu jarak yang sangat jauh. Diantara titik yang melakukan hubungan yang telah di sebutkan akan dihubungkan dengan gugus Telco Frame di mana paket (data yng dikirimkan) yang telah di sebutkan akan dikirimkan pada tujuannya melalui sebuah fasilitas pertukaran jaringan (switched network).
7. Multiplexer


Gambar 2.5 Multiplexer

Sebuah Multiplexer mentransmisikan gabungan beberapa sinyal melalui sebuah sirkuit (circuit). Multiplexer bisa mentransfer beberapa data secara simultan (terus-menerus), semisal video, sound, text, serta lain-lain.Teknik menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirimkan secara berbarengan pada satu transmisi disebut multiplexing. Perangkat yang melaksanakan multiplexing disebut multiplexer (mux).

Ada 3 Jenis Multiplexing, yaitu :
FDM : Frequency Division Multiplexing
TDM : Time Division Multiplexing
CDM : Code Division Multiplexing





8. Antenna
Antenna berfungsi untuk menyebarkan sinyal. Pada antenna eksternal dipakai untuk menyambungkan titik-titik jarak jauh beberapa kilometer. Antenna bawaan pada radio pemancar umumnya jarak jangkauan cuma beberapa puluh meter. Ada sedikit tipe antenna yang bisa dipakai bergantung perangkat lunak yang digunakan.
Pada sisi client, kita umumnya mengggunakan antenna directional, semisal antenna parabola, grid, yagi ataupun antenna kaleng. Pada Access point, umumnya dipakai antenna omni ataupun antenna sektoral.
Jenis-jenis antenna, antara lain :
Antena Grid
Antena Omni
Antena Sektoral
Antena Yagi







D. Kelebihan dan Kekurangan Wide Area Network (WAN)
Kelebihan WAN (Wide Area Network)
WAN memiliki banyak kelebihan yang tentu saja diharapkan oleh pemakainya. Kelebihan adalah salah satu faktor utama seseorang atau sekelompok orang memilih menggunakan WAN sebagai solusi jaringannya.
Dibawah ini adalah beberapa kelebihan WAN, antara lain : 
Server pusat pada WAN atau Wide Area Network dapat jadikan sebagai bank data atau tempat penyimpanan yang terpusat. Dengan demikian seluruh file yang dibutuhkan oleh perusahaan dapat digunakan oleh semua komputer yang terhubung dengan WAN, meskipun terpisah jarak yang jauh. 
Area jangkawan yang luas menyebabkan WAN atau Wide Area Network adalah jaringan yang sangat luas sehingga dapat menghubungkan antar daerah, pulau atau bahkan antar benua. 
Penghematan biaya karena jika satu jaringan lokal yang terhubung pada WAN memiliki koneksi internet, maka seluruh komputer yang ada dalam WAN dapat menikmati koneksi internet, jika diijinkan. Hal ini berarti penghematan pada biaya langganan internet yang terpusat pada satu titik saja.
WAN dapat menghubungkan komputer yang luas dalam waktu singkat sehingga WAN dapat digunakan sebagai media komunikasi internal yang mengurangi biaya telepon tiap bulannya.



Kekurangan WAN (Wide Area Network)
Ada kelebihan, dan tentu saja ada kekurangan. WAN atau Wide Area Network memiliki beberapa kekurangan yang sebenarnya tidak siginifikan, namun perlu anda ketahui dan benar.
Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang ada pada Wide Area Network (WAN), antara lain :
WAN atau Wide Area Network merupakan jaringan yang memiliki tingkat kerumitan dan kesulitan tinggi dalam hal pengaturan. Alat-alat yang dibutuhkan untuk membangun WAN terbilang relatif mahal. WAN membutuhkan banyak peralatan dan data sebelum jaringan yang ada berhubungan dan berkomunikasi dengan internet secara global.
Rentan terhadap masalah keamanan data karena kita tidak dapat mengontrol langsung apa yang terjadi diantara node yang jaraknya bisa sampai puluhan bahkan ratusan kilometer jauhnya. Dalam perjalanannya, bisa saja data antar perusahaan diambil oleh orang lain, baik oleh orang dalam maupun orang luar yang memiliki penguasaan terhadap kelemahan sistem kita. 
Biaya cukup mahal 7 juta hingga 10 juta rupiah tiap bulannya. Biaya seperti ini tentu saja harus dikalkulasikan dengan baik beserta keuntungan yang didapatkan. Maka dari itu kebanyakan pengguna WAN adalah perusahaan.




E. Permasalahan Pada Wide Area Network (WAN) dan Solusinya
Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan luas atau Wide Area Network (WAN) merupakan pekerjaan yang harus dilakukan oleh administrator jaringan/Teknisi. Pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kesabaran yang tinggi agar di dapat hasil yang baik. Komputer yang terhubung jaringan luas sering kali mengalami gangguan maupun kerusakan baik dari sisi hardware atau software.
Hal ini disebabkan oleh banyaknya pengguna frekuensi atau gelombang 2,4Mhz, gejala alam dan komputer yang terhubung dalam sistem jaringan berbasis luas (wireless) atau WAN.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan yaitu:
Tegangan Listrik.
Tegangan listrik dapat menyebabkan ganguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN. Hal tersebut sangat mempengaruhi dikarenakan semua peralatan yang kita gunakan bersumber pada listrik. Sumber listrik yang kita gunakan tidak baik atau tidak stabil, dapat menyebabkan peralatan yang kita gunakan mudah rusak. Perangkat wireless yang kita gunakan sering mati mendadak karena sumber listrik mati dapat menyebabkan perangkat WireLess yang kita gunakan akan cepat rusak. Sehinga akan mempengaruhi jaringan apabila terjadi kerusakan pada Wirelesss/radio workstation maupun di rooter server.
Mati atau tidak berfungsinya komponen pada perangkat wireless.

Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung perangkat WireLess disebabkan oleh ganguan Petir ( gangguan alam), terjadi dikarenakan factor alam dan petir di saat cuaca hujan dan angin kencang yang menyebabkan perangkat akan terbakar juga pemakaian yang terlalu lama tanpa adanya perawatan yang berkala.
Perangkat Software.
Gangguan dapat terjadi dari software yang ada diserver atau PC client, gannguan ini bias disebabkan oleh tidak jalannya aplikasi di wireless, konflik IP ( Internet Protocol ),tidak jalannya proses proxy server pada server, dan masih banyak lagi jeni ganguan software lainnya, solusiny adalah Admin harus menguasa standardt server dan client.
Periksa hardware jaringan :
Periksa apakah kartu jaringan rusak secara fisik atau tidak
Periksa apakah kabel sudah dipasang secara benar sesuai dengan prosedur
Periksa apakah ada kerusakan pada Hub/konsetrator jaringan
Periksa software jaringan :
Periksa apakah kartu jaringan sudah diaktifkan melalui bios
Periksa apakah kartu jaringan sudah ada drivernya yang terpasang
Periksa apakah kartu jaringan sudah dikonfigurasikan IP-nya
Dengan melakukan pemeriksaan kedua hal tersebut maka kita bisa memilah jenis masalah yang timbul dan melakukan trouble shootig berdasar jenis permasalahan yang muncul.

Langkah isolasi kerusakan :
Supaya tidak terjadi kerusakan saat pemakaian perangkat jaringan baik yang berupa hardware maupun software maka kita perlu memperhatikan beberapa hal.
Kerusakan perangkat keras
Sebelum memasang perangkat jaringan, semua diperiksa secara cermat apakah terdapat cacat secara fisik pada perangkat tersebut.
Bacalah manual dari tiap – tiap perangkat untuk mengetahui kemampuan kerja dari alat tersebut.
Jika terdapat kerusakan pada alat, langsung lakukan penggantian alat.
Jangan pernah memaksakan alat untuk bekerja melebihi kemampuan alat.
Kerusakan Software
Gunakan driver perangkat jaringan yang sesuai dan direkomendasikan oleh pembuat perangkat jaringan.
Jangan pernah membiarkan PC tanpa software anti virus, karena virus menyerang melalui jaringan dan bisa mengganggu koneksi jaringan.
Gunakan software untuk monitoring kinerja jaringan sehingga bisa mendeteksi permasalahan koneksi lebih dini.
Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah baik software maupun hardware maka pengawasan dan perawatan rutin secara berkala sangat diperlukan.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari Paparan atau penjelasan di atas, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa sesuai dengan makalah “Jaringan Wide Area Network (WAN)” penulis menyimpulkan bahwa Wide Area Network (WAN) jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan luas atau Wide Area Network (WAN) merupakan pekerjaan yang harus dilakukan oleh administrator jaringan/Teknisi. Pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kesabaran yang tinggi agar di dapat hasil yang baik. Komputer yang terhubung jaringan luas sering kali mengalami gangguan maupun kerusakan baik dari sisi hardware atau software.


Perangkat-perangkat antara lain :
1)      Router
2)      Modem
3)      CSU/DSU
4)      Communication Server
5)      Switch ATM(Asynchronous Transfer Mode)
6)      Switch X.25 / Frame Relay
7)      Multiplexer
8)      Antena

Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan luas atau Wide Area Network (WAN) merupakan pekerjaan yang harus dilakukan oleh administrator jaringan/Teknisi.
Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah baik software maupun hardware maka pengawasan dan perawatan rutin secara berkala sangat diperlukan






B. Saran
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis akan lebih fokus dan details dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber – sumber yang lebih banyak yang tentunya dapat di pertanggung jawabkan.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai materi yang menjadi bahasan dalam makalah ini, tentunya banyak kekurangan dan kelemahan kerena terbatasnya pengetahuan kurangnya rujukan atau referensi yang kami peroleh hubungannya dengan makalah ini Penulis banyak berharap kepada para pembaca yang budiman memberikan kritik saran yang membangun kepada kami demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis para pembaca khusus pada penulis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menggunakan Flashget