MERANCANG BANGUN DAN MENGANALISA WIDE AREA
NETWORK (WAN)
JARINGAN WIDE AREA NETWORK (WAN)
KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
Disusun Oleh :
Nama :
Ramadhan Al Faruqi
NIS : 151610326
NISN : 0005721786
NIS : 151610326
NISN : 0005721786
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) AL-MUHTADIN
DEPOK
2018
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan
Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami
dapat menyelesaikan makalah tentang Jaringan Wide Area Network (WAN) meskipun
banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Bapak Deny
Daroel Djarlani selaku guru mata pelajaran Merancang Bangun dan Menganalisa
Jaringan Wide Area Network (WAN) yang telah memberikan tugas ini kepada kami.
Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.
Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami
bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat
berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon
maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon
kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu
yang akan datang.
Akhir kata penulis barharap semoga makalah
ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan bagi ilmu pengetahuan pada
khusunya.
Depok, …. Januari 2018
Ramadhan Alfaruqi
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL .............................................................................................................. i
KATA PENGANTAR ................................................................................................................ ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................................. iii
DAFTAR GAMBAR ................................................................................................................. iv
KATA PENGANTAR ................................................................................................................ ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................................. iii
DAFTAR GAMBAR ................................................................................................................. iv
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang ........................................................................................................................... 1
Rumusan Masalah ...................................................................................................................... 2
Maksud dan Tujuan .................................................................................................................... 3
Sistematika Penulisan.................................................................................................................. 3
BAB II PEMBAHASAN
Sejarah Wide Area Network ( WAN) ......................................................................................... 5
Pengertian Wide Area Network (WAN) ..................................................................................... 6
Perangkat Wide Area Network (WAN) ...................................................................................... 7
Kelebihan dan Kekurangan Wide Area Network
(WAN) .......................................................... 13
Permasalahan Pada Wide Area Network (WAN) dan
Solusinya ..…......................................... 15
BAB III PENUTUP
Kesimpulan ................................................................................................................................ 18
Saran .......................................................................................................................................... 20
DAFTAR PUSAKA
DAFTAR KETERANGAN GAMBAR
Gambar 2.1 Jaringan Wide Area Network (WAN) ................................................................... 6
Gambar 2.2 Router ..................................................................................................................... 7
Gambar 2.3 Communication Server ........................................................................................... 9
Gambar 2.4 Switch X.25/ Frame Relay ..................................................................................... 10
Gambar 2.5 Multiplexer ............................................................................................................. 11
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Wide Area Network (WAN) sebuah jaringan yang
memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan
benua. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan
jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu
dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Wide Area Network (WAN) adalah jaringan komputer yang
mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah,
kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan
komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan
area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga
pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna
dan komputer di lokasi yang lain.
Sistem jaringan ini dapat menggunakan
jaringan Internet yang ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan
kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota
ataupun negara. Seperti LAN (Local Area Network), dalam sebuah WAN terdapat
sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data. Penggabungan
perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur WAN.
Padahal berbasis WAN merupakan jaringan yang
berbasis luas, yang digunakan untuk berkomunikasi dari berbagai belahan bumi
ini, yaitu antar Negara bahkan antar benua. Jadi perangkat tersebut harus
perangkat yang memiliki standard yang memenuhi, yaitu harus
perangkat yang berkualitas tinggi.
Semua perangkat mempunyai fungsi dan kegunaan
yang berbeda sehingga semua kebutuhan jaringan akan terpenuhi dengan adanya
perangkat-perangkat tersebut. Namun dibalik keunggulan perangkat-perangkat
tersebut tentu juga terdapat juga beberapa kelemahan dari setiap perangkat
tersebut.
B. Rumusan Masalah
Bagaimana sejarah Wide Area Network (WAN) ?
Apa pengertian Wide Area Network (WAN) ?
Perangkat apa yang digunakan untuk membangun
Jaringan Wide Area Network (WAN) ?
Apa kelebihan dan kekurangan pada jaringan
Wide Area Network (WAN) ?
Bagaimana mendiagnosis permasalahan ada Wide
Area Network (WAN) dan solusinya?
C. Tujuan dan Manfaat
Tujuan Pembuatan Makalah :
Mengembangkan dan memantapkan ilmu jaringan
Wide Area Network (WAN) yang diperlukan siswa untuk memasuki lapangan pekerjaan
.
Siswa dapat mengetaui perangkat yang
digunakan dalam jaringan Wide Area Network (WAN).
Diharapkan siswa dapat mengetaui permasalahan
yang terdapat pada Wide Area Network (WAN) dan cara mengatasinya.
Manfaat Uji Coba WAN
Memperluas dan memantapkan pembelajaran
jaringan Wide Area Network (WAN).
Tidak kerepotan lagi dalam
mencari solusi jika terjadi masalah.
Menghemat biaya karna tidak perlu lagi
membawa ke tempat service.
Dapat mengenali perangkat yang digunakan
dalam pemasangan dan perbaikan jaringan.
D. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan adalah berisi uraian
singkat setiap bab, mulai dari BAB I hingga ke- BAB V, dimana uraian ini
memberikan gambaran secara langsung tentang isi dari tiap-tiap bab yang ada
dalam laporan ini. adapun istematika dari laporan kami adalah sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang :
Latar belakang
Rumusan Masalah
Tujuan dan Manfaat
Sistematika Penulisan
BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini membahas tentang teori-teori yang
berhubungan dengan teori yang ada dalam laporan, yaitu antara lain:
Sejarah Wide Area Network ( WAN)
Pengertian Wide Area Network (WAN)
Perangkat Wide Area Network (WAN)
Kelebihan dan Kekurangan Wide Area Network
(WAN)
Permasalahan Pada Wide Area Network (WAN) dan
Solusinya
BAB III PENUTUP
Bab ini membahas tentang :
Kesimpulan
Saran
LAMPIRAN-LAMPIRAN
- Daftar Pusaka
BAB II
PEMBAHASAN
A. Sejarah
Wide Area Network (WAN)
Pada tahun 1940-an di Amerika ada penelitian
yang memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersamaan. Pada tahun
1950-an ketika jenis komputer membesar sampai tercipta super komputer, karena
mahalnya harga perangkat komputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti
melayani beberapa terminal. Dari sini maka mulcul konsep distribusi proses
berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama Time Sharing System (TSS), bentuk
pertama kali jaringan komputer diaplikasikan. Pada system TSS beberapa terminal
terhubung secara seri kesebuah host komputer.
Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi
proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host
komputer mengerjakan pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa
terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.
Ketika harga-harga komputer kecil mulai
menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan
jaringannya mulai beragam, dari mulai menangani proses bersama maupun
komunikasi antar komputer(Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer
pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal
dengan Local Area Network (LAN). Demikian pula ketika internet mulai
diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan
dan terbentuklah jaringan raksasa ditingkat dunia yang disebut dengan Wide Area
Network (WAN).
B. Pengertian Wide Area Network (WAN)
Gambar 2.1 Jaringan Wide Area Network (WAN)
Jaringan area luas (bahasa Inggris: Wide
Area Network; WAN ) merupakan jaringan komputer yang
mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah,
kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan
komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan
area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga
pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna
dan komputer di lokasi yang lain.
WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang
bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. WAN digunakan
untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang
lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi
dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
C. Perangkat Wide Area Network (WAN)
1. Router
Router merupakan sebuah alat jaringan
komputer yng mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan ataupun Internet
menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal routing. Proses routing
terlaksana pada lapisan 3 (Lapisan jaringan semisal Internet Protocol) dari
stack protokol tujuh-lapis OSI(operating system internetwork).
Router berfungsi sebagai penghubung antara
dua ataupun lebih jaringan atau bisa juga dikatakan untuk meneruskan data dari
satu jaringan ke jaringan lain-lainnya.
2. Modem
Modem adalah
alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat jaringan komunikasi jarak
jauh dua-arah biasanya mempergunakan bagian yang disebut “modem”, semisal VSAT,
Microwave Radio, dan juga lain-lainya, akan tetapi biasanya istilah modem lebih
dikenal menjadi Perangkat keras yang dipakai atau bisa juga dikatakan untuk
komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal
digital diberikan kepada modem atau untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal
analog yang telah di sebutkan bisa dikirimkan melalui beberapa media
telekomunikasi semisal telepon serta radio. Setibanya di modem tujuan, sinyal
analog yang telah di sebutkan diubah menjadi sinyal digital kembali serta
dikirimkan kepada komputer.
3. CSU/DSU
Sebuah CSU / DSU (Channel Service Unit / Data Service Unit) merupakan antarmuka digital-alat yang dipakai untuk menghubungkan Data Terminal Equipment perangkat ataupun DTE, semisal router, atau bisa juga dikatakan untuk rangkaian digital. Sebuah CSU / DSU beroperasi pada lapisan fisik (lapisan 1) dari model OSI. CSU / DSU dibuat menjadi produk fisik terpisah. DSU ataupun kedua fungsi yang telah di sebutkan bisa dimasukkan menjadi bagian dari kartu antarmuka dimasukkan ke dalam DTE.
4. Communication Server
Gambar 2.3 Communication Server
Communication Server adalah server khusus
“dial in/out” bagi pengguna untuk dapat melakukan dial dari lokasi remote
sehingga dapat terhubung ke LAN.
Communication Server berfungsi agar pegguna
dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN.
5. SWITCH ATM(Asynchronous Transfer Mode)
SWITCH ATM adalah sebuah protokol standar
internasional untuk jaringan cell relay, di mana macam-macam servis semisal
bunyi, video, serta data digandeng bersamaan mempergunakan cell-cell yang
berukuran tetap. Protokol ATM tidak sedikit untuk memaksimalkan penggunaan
media WAN berkecepatan Amat tinggi semisal Synchronous Optical Network (SONET).
SWITCH ATM mempunyai kemampuan, antara lain:
Mendukung bermacam layanan maupun interface.
Disertai langsung yang dengannya software
system operasi internetworking.
Mekanisme manajemen trafik yang baik.
6. SWITCH X.25 / Frame Relay
Gambar 2.4 Switch X.25/ Frame Relay
Switch X.25 serta Frame Relay menghubungkan
data lokal/private melalui jaringan data, mengunakan sinyal digital. Unit ini hampir
serupa dengan SWITCH ATM, akan tetapi kecepatan transfer datanya lebih rendah
dibanding dengannya SWITCH ATM.
Frame relay adalah protokol yang khusus
dipakai untuk membuat koneksi WAN jenis Packet-Switched dengan performa yang
tinggi. WAN protokol ini bisa dipakai di atas macam-macam interface jaringan. Frame
relay ini dipakai berbarengan dengan layanan leased-line atau lain-lainnya,
misalnya DS0FR ataupun DS1FR.
Secara mudah disebutkan, bahwasanya sebuah ‘frame relay’ merupakan sebuah metode penerapan hubungan yang terlaksana dalam suatu jarak yang sangat jauh. Diantara titik yang melakukan hubungan yang telah di sebutkan akan dihubungkan dengan gugus Telco Frame di mana paket (data yng dikirimkan) yang telah di sebutkan akan dikirimkan pada tujuannya melalui sebuah fasilitas pertukaran jaringan (switched network).
7. Multiplexer
Gambar 2.5 Multiplexer
Sebuah Multiplexer mentransmisikan gabungan
beberapa sinyal melalui sebuah sirkuit (circuit). Multiplexer bisa mentransfer
beberapa data secara simultan (terus-menerus), semisal video, sound, text,
serta lain-lain.Teknik menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirimkan secara
berbarengan pada satu transmisi disebut multiplexing. Perangkat yang
melaksanakan multiplexing disebut multiplexer (mux).
Ada 3 Jenis Multiplexing, yaitu :
FDM : Frequency Division Multiplexing
TDM : Time Division Multiplexing
CDM : Code Division Multiplexing
8. Antenna
Antenna berfungsi untuk menyebarkan sinyal.
Pada antenna eksternal dipakai untuk menyambungkan titik-titik jarak jauh
beberapa kilometer. Antenna bawaan pada radio pemancar umumnya jarak jangkauan
cuma beberapa puluh meter. Ada sedikit tipe antenna yang bisa dipakai
bergantung perangkat lunak yang digunakan.
Pada sisi client, kita umumnya mengggunakan
antenna directional, semisal antenna parabola, grid, yagi ataupun antenna kaleng.
Pada Access point, umumnya dipakai antenna omni ataupun antenna sektoral.
Jenis-jenis antenna, antara lain :
Antena Grid
Antena Omni
Antena Sektoral
Antena Yagi
D. Kelebihan dan Kekurangan Wide Area Network
(WAN)
Kelebihan WAN (Wide Area Network)
WAN memiliki banyak kelebihan yang tentu saja
diharapkan oleh pemakainya. Kelebihan adalah salah satu faktor utama seseorang
atau sekelompok orang memilih menggunakan WAN sebagai solusi jaringannya.
Dibawah ini adalah beberapa kelebihan WAN,
antara lain :
Server pusat pada WAN atau Wide Area Network
dapat jadikan sebagai bank data atau tempat penyimpanan yang terpusat.
Dengan demikian seluruh file yang dibutuhkan oleh perusahaan dapat digunakan
oleh semua komputer yang terhubung dengan WAN, meskipun terpisah jarak yang
jauh.
Area jangkawan yang luas menyebabkan WAN
atau Wide Area Network adalah jaringan yang sangat luas sehingga dapat
menghubungkan antar daerah, pulau atau bahkan antar benua.
Penghematan biaya karena jika satu
jaringan lokal yang terhubung pada WAN memiliki koneksi internet, maka seluruh
komputer yang ada dalam WAN dapat menikmati koneksi internet, jika diijinkan.
Hal ini berarti penghematan pada biaya langganan internet yang terpusat pada
satu titik saja.
WAN dapat menghubungkan komputer yang
luas dalam waktu singkat sehingga WAN dapat digunakan sebagai media
komunikasi internal yang mengurangi biaya telepon tiap bulannya.
Kekurangan WAN (Wide Area Network)
Ada kelebihan, dan tentu saja ada kekurangan.
WAN atau Wide Area Network memiliki beberapa kekurangan yang sebenarnya tidak
siginifikan, namun perlu anda ketahui dan benar.
Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang
ada pada Wide Area Network (WAN), antara lain :
WAN atau Wide Area Network merupakan
jaringan yang memiliki tingkat kerumitan dan kesulitan tinggi dalam hal
pengaturan. Alat-alat yang dibutuhkan untuk membangun WAN terbilang relatif
mahal. WAN membutuhkan banyak peralatan dan data sebelum jaringan yang ada
berhubungan dan berkomunikasi dengan internet secara global.
Rentan terhadap masalah keamanan
data karena kita tidak dapat mengontrol langsung apa yang terjadi diantara
node yang jaraknya bisa sampai puluhan bahkan ratusan kilometer jauhnya. Dalam
perjalanannya, bisa saja data antar perusahaan diambil oleh orang lain, baik
oleh orang dalam maupun orang luar yang memiliki penguasaan terhadap kelemahan
sistem kita.
Biaya cukup mahal 7 juta hingga 10 juta
rupiah tiap bulannya. Biaya seperti ini tentu saja harus dikalkulasikan dengan
baik beserta keuntungan yang didapatkan. Maka dari itu kebanyakan pengguna WAN
adalah perusahaan.
E. Permasalahan Pada Wide Area Network (WAN)
dan Solusinya
Mendiagnosis permasalahan perangkat yang
tersambung jaringan luas atau Wide Area Network (WAN) merupakan pekerjaan yang
harus dilakukan oleh administrator jaringan/Teknisi. Pekerjaan ini memerlukan
ketelitian dan kesabaran yang tinggi agar di dapat hasil yang baik. Komputer
yang terhubung jaringan luas sering kali mengalami gangguan maupun kerusakan
baik dari sisi hardware atau software.
Hal ini disebabkan oleh banyaknya pengguna
frekuensi atau gelombang 2,4Mhz, gejala alam dan komputer yang terhubung dalam
sistem jaringan berbasis luas (wireless) atau WAN.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya
kerusakan yaitu:
Tegangan Listrik.
Tegangan listrik dapat menyebabkan ganguan
apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun
atau mati mendadak dari sumber PLN. Hal tersebut sangat mempengaruhi
dikarenakan semua peralatan yang kita gunakan bersumber pada listrik. Sumber
listrik yang kita gunakan tidak baik atau tidak stabil, dapat menyebabkan
peralatan yang kita gunakan mudah rusak. Perangkat wireless yang kita gunakan
sering mati mendadak karena sumber listrik mati dapat menyebabkan perangkat
WireLess yang kita gunakan akan cepat rusak. Sehinga akan mempengaruhi jaringan
apabila terjadi kerusakan pada Wirelesss/radio workstation maupun di rooter
server.
Mati atau tidak berfungsinya komponen pada
perangkat wireless.
Mati atau tidak berfungsinya komponen
pendukung perangkat WireLess disebabkan oleh ganguan Petir ( gangguan alam),
terjadi dikarenakan factor alam dan petir di saat cuaca hujan dan angin kencang
yang menyebabkan perangkat akan terbakar juga pemakaian yang terlalu lama tanpa
adanya perawatan yang berkala.
Perangkat Software.
Gangguan dapat terjadi dari software yang ada
diserver atau PC client, gannguan ini bias disebabkan oleh tidak jalannya
aplikasi di wireless, konflik IP ( Internet Protocol ),tidak jalannya proses
proxy server pada server, dan masih banyak lagi jeni ganguan software lainnya,
solusiny adalah Admin harus menguasa standardt server dan client.
Periksa hardware jaringan :
Periksa apakah kartu jaringan rusak secara
fisik atau tidak
Periksa apakah kabel sudah dipasang secara
benar sesuai dengan prosedur
Periksa apakah ada kerusakan pada
Hub/konsetrator jaringan
Periksa software jaringan :
Periksa apakah kartu jaringan sudah
diaktifkan melalui bios
Periksa apakah kartu jaringan sudah ada
drivernya yang terpasang
Periksa apakah kartu jaringan sudah
dikonfigurasikan IP-nya
Dengan melakukan pemeriksaan kedua hal
tersebut maka kita bisa memilah jenis masalah yang timbul dan melakukan trouble
shootig berdasar jenis permasalahan yang muncul.
Langkah isolasi kerusakan :
Supaya tidak terjadi kerusakan saat pemakaian
perangkat jaringan baik yang berupa hardware maupun software maka kita perlu
memperhatikan beberapa hal.
Kerusakan perangkat keras
Sebelum memasang perangkat jaringan, semua
diperiksa secara cermat apakah terdapat cacat secara fisik pada perangkat
tersebut.
Bacalah manual dari tiap – tiap perangkat
untuk mengetahui kemampuan kerja dari alat tersebut.
Jika terdapat kerusakan pada alat, langsung
lakukan penggantian alat.
Jangan pernah memaksakan alat untuk bekerja
melebihi kemampuan alat.
Kerusakan Software
Gunakan driver perangkat jaringan yang sesuai
dan direkomendasikan oleh pembuat perangkat jaringan.
Jangan pernah membiarkan PC tanpa software
anti virus, karena virus menyerang melalui jaringan dan bisa mengganggu koneksi
jaringan.
Gunakan software untuk monitoring kinerja
jaringan sehingga bisa mendeteksi permasalahan koneksi lebih dini.
Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah
baik software maupun hardware maka pengawasan dan perawatan rutin secara
berkala sangat diperlukan.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari Paparan atau penjelasan di atas, maka
penulis dapat menyimpulkan bahwa sesuai dengan makalah “Jaringan Wide Area
Network (WAN)” penulis menyimpulkan bahwa Wide Area Network (WAN) jaringan komputer yang
mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah,
kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan
komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan
area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga
pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna
dan komputer di lokasi yang lain.
WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang
bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. WAN digunakan
untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang
lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi
dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Mendiagnosis permasalahan perangkat yang
tersambung jaringan luas atau Wide Area Network (WAN) merupakan pekerjaan yang
harus dilakukan oleh administrator jaringan/Teknisi. Pekerjaan ini memerlukan
ketelitian dan kesabaran yang tinggi agar di dapat hasil yang baik. Komputer
yang terhubung jaringan luas sering kali mengalami gangguan maupun kerusakan
baik dari sisi hardware atau software.
Perangkat-perangkat antara lain :
1) Router
2) Modem
3) CSU/DSU
4) Communication
Server
5) Switch ATM(Asynchronous Transfer Mode)
6) Switch
X.25 / Frame Relay
7) Multiplexer
8) Antena
Mendiagnosis permasalahan perangkat yang
tersambung jaringan luas atau Wide Area Network (WAN) merupakan pekerjaan yang
harus dilakukan oleh administrator jaringan/Teknisi.
Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah
baik software maupun hardware maka pengawasan dan perawatan rutin secara
berkala sangat diperlukan
B. Saran
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata
sempurna, kedepannya penulis akan lebih fokus dan details dalam menjelaskan
tentang makalah di atas dengan sumber – sumber yang lebih banyak yang tentunya
dapat di pertanggung jawabkan.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan
mengenai materi yang menjadi bahasan dalam makalah ini, tentunya banyak
kekurangan dan kelemahan kerena terbatasnya pengetahuan kurangnya rujukan atau
referensi yang kami peroleh hubungannya dengan makalah ini Penulis banyak
berharap kepada para pembaca yang budiman memberikan kritik saran yang
membangun kepada kami demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi penulis para pembaca khusus pada penulis.







Komentar
Posting Komentar